Musim hujan sering kali membawa perubahan cuaca yang bisa memengaruhi kesehatan. Suhu yang menurun dan kelembapan tinggi membuat tubuh rentan terkena penyakit seperti flu, demam, atau masuk angin. Oleh karena itu, banyak orang mencari cara untuk menjaga kebugaran dan kenyamanan tubuh saat musim hujan. Salah satu solusi yang populer adalah mengonsumsi minuman hangat khas Nusantara, salah satunya adalah wedang ronde.
Apa Itu Wedang Ronde?
Wedang ronde adalah minuman tradisional khas Jawa yang terdiri dari bola-bola ketan berisi kacang dan kuah jahe hangat. Minuman ini tidak hanya memiliki rasa yang lezat, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang baik, terutama saat musim hujan. Bola ketan yang lembut dan kuah jahe yang hangat memberikan efek pemanasan yang bermanfaat untuk menghangatkan tubuh dan meningkatkan stamina.
Manfaat Wedang Ronde Saat Musim Hujan
-
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Jahe dalam kuah wedang ronde memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang dapat membantu melawan infeksi yang sering muncul saat musim hujan. Selain itu, jahe juga bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit akibat nyeri sendi atau flu. -
Menghangatkan Tubuh
Saat musim hujan, suhu udara yang dingin bisa membuat tubuh merasa kedinginan. Wedang ronde dengan kuah jahe yang hangat dapat membantu menghangatkan tubuh dan mencegah masuk angin. -
Meningkatkan Kehangatan dan Kebahagiaan
Wedang ronde sering dijadikan sebagai minuman yang cocok dinikmati bersama keluarga atau teman-teman. Rasa manis dan hangat dari wedang ronde bisa memberikan rasa nyaman dan kehangatan, terutama saat cuaca sedang dingin. -
Membantu Pencernaan
Jahe juga dikenal memiliki kemampuan untuk meningkatkan fungsi pencernaan. Dengan mengonsumsi wedang ronde, Anda bisa membantu mengurangi gangguan pencernaan yang sering terjadi saat musim hujan.
Cara Membuat Wedang Ronde
Berikut adalah resep sederhana untuk membuat wedang ronde yang lezat:
Bahan untuk Ronde:
– 200 gr tepung ketan putih
– 25 gr tepung sagu
– ½ sdt garam
– 150 ml air hangat
– 1 sdt air kapur sirih
– Pewarna makanan secukupnya
– Air untuk merebus
Isian Ronde:
– 150 gr kacang tanah sangrai
– 75 gr gula palem
Bahan Kuah Jahe:
– 200 gr gula pasir
– 7 lembar daun jeruk purut
– 100 gr jahe emprit (memarkan)
– 1 batang kayu manis
– 1 liter air
Cara Membuat:
- Campurkan tepung ketan putih, tepung sagu, dan garam dalam wadah. Tambahkan air hangat dan air kapur sirih sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan bisa dipulung.
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian, tambahkan pewarna makanan sesuai selera.
- Haluskan kacang tanah sangrai dan gula palem hingga menjadi pasta, lalu bentuk bulatan kecil untuk isian.
- Ambil sedikit adonan ronde (sekitar 8 gr), pipihkan, isi dengan bulatan kacang, lalu bulatkan kembali.
- Rebus air hingga mendidih, masukkan ronde, masak hingga ronde mengapung. Tiriskan dan masukkan ke dalam kuah jahe.
- Campur semua bahan kuah jahe dalam panci. Rebus hingga mendidih sambil diaduk agar gula larut sempurna. Angkat kuah jahe dari api, saring jika perlu, lalu siapkan untuk disajikan.
Tips Menyajikan Wedang Ronde
- Untuk menambah rasa, Anda bisa menambahkan bubuk kayu manis atau potongan jahe segar di atas wedang ronde.
- Wedang ronde paling enak disajikan saat masih hangat.
- Jika ingin rasa lebih manis, Anda bisa menambahkan gula pasir sesuai selera.
Dengan membuat wedang ronde sendiri di rumah, Anda tidak hanya bisa menikmati rasa lezat, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh saat musim hujan. Selamat mencoba!





